Pilih Laman

Depok-Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan ajang kompetisi chatbot tingkat internasional bernama Global Chatbot Competition (GCC) 2021 for Digital Business. Dalam kompetisi tersebut kelompok mahasiswa dari Vokasi UI berhasil memboyong tiga predikat juara, dan keluar sebagai juara umum. Kemenangan itu diperoleh dari tim Kiddy Bank yang meraih juara 1 dan juara 2 diraih oleh tim KalaBot pada kategori Best Creative Content. Sementara pada kategori Best Technical Chatbot juara dua diraih oleh tim Student Click.

Setiap tim yang mengikuti kompetisi tersebut terdiri dari empat mahasiswa. Nikolaus Yuda Pratama, Siska Humaira, Keisya Khaulika, dan Muhammad Azis Prakoso tergabung dalam tim Kiddy Bank. Sedangkan Tim KalaBot beranggotakan Aliya Noor Dewi, Devina Sekarrini, Monica Claudia Erlisa, dan Oktavia Nabila Nur Faizah. Kemudian anggota tim Student Click terdiri atas Felita Tiosari, Amanda Amalia, Dhia Ayu Puteri Pagarra, dan Faridah Hanum.

Kompetisi tersebut diselenggarakan secara virtual pada 1 Juni sampai dengan 1 Juli 2021, yang diikuti oleh 10 kampus di Indonesia. Kompetisi bertujuan memberikan edukasi tentang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam bentuk perancangan chatbot. Pemenang kategori Best Technical Chatbot adalah tim Abank Cici, Student Click, dan Bang Tap. Untuk kategori Best Creative Content dimenangkan oleh tim chatbot Kiddy Bank, Kalabot, dan Tanya Tama.
Chatbot adalah sebuah program komputer berbasis AI alias robot virtual yang dapat menyimulasikan percakapan layaknya manusia. Pada ajang tersebut, terdapat tiga tema besar, yaitu banking and financee-commerce, dan e-government. GCC dapat diikuti oleh kalangan manapun, tidak terbatas pada yang berlatar belakang TI/programmer. Kegiatan yang didukung PT Telkom Indonesia Tbk ini diikuti lebih dari 150 peserta dari 9 perguruan tinggi, jejaring kampus Asosiasi Program Diploma Keuangan dan Perbankan Indonesia (ADIKPI), dan melibatkan kalangan profesional AI, baik dari Indonesia maupun mancanegara.Maharani Risa Putri, Ketua Panitia GCC 2021, yang merupakan mahasiswa Program Studi Administrasi Keuangan dan Perbankan, menjelaskan bahwa ajang kompetisi virtual ini dilakukan secara maraton selama sebulan dan terbagi dalam tiga tahap kegiatan. Tahap pertama adalah perancangan chatbot, lalu tahap penilaian teknikal dan vote gathering dari masyarakat luas, serta grand final. “Dari 13 karya chatbot yang tampil di babak final, tim juri yang terdiri dari pakar AI dan bisnis digital Singapura, berhasil menetapkan masing-masing tiga pemenang berdasarkan dua kategori juara,” kata Maharani.

Sementara itu, Ketua Steering Committee yang juga merupakan Ketua Bidang Studi Administrasi dan Bisnis Vokasi UI, Dede Suryanto, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa transformasi digital saat ini sudah menyasar hampir ke semua aspek kehidupan. “Mengingat perkembangan digital yang semakin pesat dan diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, para mahasiswa juga perlu membekali diri dengan penguasaan teknologi kecerdasan buatan (AI) sejak dini agar dapat menjawab tantangan kualifikasi SDM yang dibutuhkan industri 4.0 di berbagai sektor,” ujar Dede.

Vokasi UI terus melebarkan kerja sama dengan berbagai industri dan pelaku dunia usaha di dalam maupun luar negeri. Ajang ini merupakan salah satu bentuk kerja sama luar negeri, yaitu hasil kolaborasi dengan komunitas profesional AI Global AI4IMPACT, perusahaan teknologi Terra AI Singapura, dan Qera Connecting Global Education Malaysia.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA menambahkan, “Kerja sama yang dilakukan oleh Vokasi UI dengan industri dan pelaku dunia usaha tingkat global diharapkan terus berjalan, sehingga kualitas pendidikan vokasional serta kompetensi dosen dan para mahasiswa terus meningkat. Melalui ajang kompetisi tingkat internasional seperti ini, juga dapat mengembangkan citra positif dan reputasi yang baik bagi Vokasi UI, sehingga dapat menarik minat mitra luar negeri untuk membangun kerja sama. Baik kerja sama dalam bidang akademik, maupun bidang lainnya,” ujar Sigit.

X
%d blogger menyukai ini: