Depok-Sebagai institusi pendidikan tinggi yang ikut berperan dalam transformasi digitalisasi, program studi (prodi) Produksi Media, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) melaksanakan pengabdian masyarakat (pengmas) tentang pemanfaatan media digital sebagai saluran promosi untuk berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang dihasilkan warga Pulau Panggang, Kepulauan Seribu.

Pulau ini merupakan salah satu lokasi yang cocok untuk dijadikan poros utama di Kepulauan Seribu untuk program tersebut. Di sana terdapat lebih kurang 40 UMKM, sehingga output pengabdian masyarakat ini nantinya dapat memberi manfaat bagi peningkatan kualitas ekonomi Indonesia. Vokasi UI memperkenalkan digital branding sebagai salah satu strategi pemasaran bagi para pelaku UMKM di Pulau Panggang.

Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk pelatihan yang diadakan di Kantor Kelurahan Pulau Panggang dihadapan 30 orang yang hadir pada 30 Agustus 2022. Aktivitas digital branding dimulai dari menciptakan sebuah nama bagi usaha yang dimiliki sampai dengan menciptakan logo yang dapat menjadi identitas dari usaha warga Pulau Panggang.

(Foto: Pemberian tanda mata kepada perwakilan Kelurahan Pulau Panggang)

Langkah-langkah dalam proses digital branding adalah dengan terlebih dulu menentukan tujuan, nilai, unique selling proposition (USP), serta target audiens dari usaha yang dimiliki. Para peserta UMKM yang bergerak di bidang usaha makanan, bahari, dan toko swalayan tampak antusias karena ini adalah pertama kalinya perguruan tinggi datang berbagi pengetahuan ke tempat mereka. Seperti dikatakan Mulyaningsih, “Saya berterima kasih kepada kakak-kakak dari Universitas Indonesia, sangat membuat bahagia warga Pulau Panggang untuk adanya kegiatan ini karena memang ini adalah hal yang baru bagi kami untuk belajar tentang digital. Semoga di tahun-tahun yang akan datang bisa kembali lagi untuk ilmu yang baru dan dapat mempererat silaturahmi.”

Selain itu, warga Pulau Panggang juga diedukasi cara menggunakan media sosial untuk pemasaran produk usaha mereka. “Kami juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya logo dan pengurusan merek dagang mereka ke dalam Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Hal ini akan memiliki banyak manfaat, seperti perlindungan hukum, bukti kepemilikan merek yang sah secara hukum, menambah nilai aset produk, dan lainnya,” kata Ketua Tim Pengmas Vokasi UI, Ngurah Rangga Wiwesa, M.I.Kom., CICS, MIPR.

(Foto: Foto bersama tim pengmas dan penerima manfaat)

Mewakili penerima manfaat, Sekretaris Kelurahan Pulau Panggang, Jamalludin, menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan yang telah diselenggarakan. Ia berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan dan mengaplikasikan media sosial sebagai media promosi produk usaha mereka seperti yang disampaikan oleh Tim Pengabdi Vokasi UI.

Kegiatan yang didukung oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) UI tersebut juga mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Mulyaningsih, selaku perwakilan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Pulau Panggang, mengatakan, “Kami sangat senang dan menerima kedatangan dari Tim Pengabdi UI. Banyak ilmu baru dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat yang diberikan. Kami harap agar UI dapat terus mengadakan program serupa di Pulau Panggang ke depannya,” ujarnya.