Depok-Setelah sempat terhempas oleh pandemi Covid-19, saat ini Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) perlahan bangkit kembali. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah untuk meningkatkan perekonomian Indonesia, terutama melalui penataan kembali UMKM. Upaya ini dilakukan mengingat UMKM memiliki kontribusi besar pada perekonomian nasional melalui penyerapan sumber daya manusia, jumlah pelaku usaha, hingga kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Dalam pengelolaan UMKM yang sehat, diperlukan lima aspek tata kelola dan keuangan yang mumpuni, yaitu laporan keuangan yang akuntabel, tata kelola yang efektif, perencanaan anggaran yang terstruktur, penentuan harga pokok penjualan yang efisien, serta pelaporan perpajakan yang dapat berkontribusi terhadap negara. Kelima aspek tersebut diperlukan UMKM agar dapat bangkit dan bertransformasi menjadi korporasi.

(Foto: Mahasiswa prodi Akuntansi bersama dengan UMKM PT. Indonesia Hijau Sarana)

Memahami pentingnya aspek tersebut, program studi (prodi) Akuntansi bersama dengan Himpunan Mahasiswa Vokasi Akuntansi, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia memberikan edukasi kepada para pelaku UMKM melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) yang bertajuk “Kunci Sukses UMKM Bertransformasi menjadi Korporasi”. Pengmas tersebut dilaksanakan secara luring dan daring sepanjang Januari-Juni 2022 dengan melibatkan 24 UMKM yang berasal dari Jabodetabek.

Lebih dari 70 mahasiswa, beserta para dosen, terlibat dalam praktik industri yang dikemas dalam bentuk pengmas untuk memberikan solusi berupa bantuan terhadap UMKM agar memenuhi kelima aspek tersebut. Melalui pengmas ini, mahasiswa diajak untuk berkontribusi membantu UMKM melalui pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) usaha dengan pengendalian internal yang efektif, penentuan harga pokok penjualan yang efisien, pembuatan perencanaan anggaran, pembuatan laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku, serta pembuatan laporan perpajakan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

(Foto: Mahasiswa prodi Akuntansi bersama dengan UMKM Burger House Jakarta)

Ketua Program Studi Akuntansi Vokasi UI, Andhita Yukihana Rahmayanti, SE., Ak., M.Si., CA., CPA., menyampaikan bahwa pengmas tersebut memberi dampak yang signifikan kepada para pelaku UMKM yang terlibat. “Kami berharap UMKM dapat mempunyai tata kelola yang efektif dan mempunyai laporan keuangan yang akuntabel sehingga berkontribusi kepada negara dari pajak yang dibayarkan,” Andhita menerangkan.

Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, selaku Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, turut memberi dukungan pada program pengmas tersebut. “UMKM sudah seharusnya mendapat banyak perhatian, baik dari pemerintah maupun akademisi. Kita semua sepakat bahwa UMKM merupakan salah satu tonggak perekonomian di Indonesia yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara berkelanjutan. Vokasi UI sadar betul akan peran penting UMKM sehingga kami berupaya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan UMKM di Indonesia melalui sisi akademik,” papar Padang.