Depok-Dalam sebuah usaha, proses mencatat pendapatan-pengeluaran, pembukuan hingga rekapitulasi jumlah stok barang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional usaha sehari-hari. Walaupun terkesan sepele, pengelolaan yang salah dapat mengakibatkan kesalahan penghitungan untung-rugi yang dalam jangka panjang dapat mengakibatkan kerugian dalam jumlah yang tidak sedikit. Untuk itu, penting bagi para pelaku usaha untuk mulai memasukkan unsur teknologi dalam proses ini agar terjadi efisiensi waktu dan sumber daya manusia.

Mengingat pentingnya hal tersebut, Program Studi Administrasi Perpajakan, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), didukung oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat UI, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Literasi Pencatatan Keuangan Bagi UMKM Pembatik Eco-Printing”. Kegiatan ini dilakukan di Kelurahan Watu Belah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk workshop dan pendampingan implementasi selama November-Desember 2021. Sebanyak 25 perwakilan pelaku usaha dari 10.287 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) hadir sebagai peserta. Para peserta yang hadir adalah para pelaku UMKM yang sudah menjalankan kegiatan usaha minimal selama tiga tahun dan memiliki omset minimal sebesar Rp300.000.000/tahun.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Prof. Dr. Ir. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, DEA menyampaikan bahwa Vokasi UI membina UMKM melalui beberapa program salah satunya adalah pengabdian masyarakat. “Program ini diharapkan akan meningkatkan kesadaran dan kemampuan para pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan usaha dan menggunakan teknologi. Dalam hal ini aplikasi yang memudahkan pelaku UMKM untuk mengetahui perkembangan usahanya, sehingga para pelaku UMKM dapat mengelola keuangan usaha dengan baik, serta dapat melakukan pelaporan pajak tepat waktu,” ujar Sigit dalam kata sambutannya.

Hadining Kusumastuti, selaku Ketua Pelaksana mengatakan materi disampaikan dalam bentuk workshop yang bersifat teknis agar memudahkan para peserta dalam melakukan implementasi dari materi yang diberikan. “Pembukuan dan pelaporan pajak memang menjadi salah satu masalah utama UMKM saat ini di samping permasalahan pada kemampuan pengemasan, serta pemasaran, oleh karena itu kami lebih menekankan kepada unsur praktik, dibandingkan teori semata,” ujarnya.

Workshop ini menghadirkan tiga narasumber yang memaparkan materi-materi pencatatan keuangan yang cukup komprehensif bagi para pelaku usaha, yaitu Arie Widodo dengan materi “Pencatatan Keuangan Sederhana dan Peraturan Terbaru di Bidang Perpajakan bagi Wajib Pajak UMKM”, Adhi Praditia dengan materi berjudul “Strategi Mengelola Keuangan bagi Pengusaha Untuk Naik Kelas melalui Aplikasi Zahir Simply”, serta Thesa Adi Purwanto yang memandu para peserta untuk menggunakan aplikasi Zahir Simply.

Para pelaku UMKM yang terlibat dalam kegiatan ini memiliki berbagai produk usaha antara lain, batik eco printing, makanan ringan, minuman ringan, pakaian, kerajinan tangan, dan sebagainya. Workshop ini juga dihadiri oleh perwakilan desa dan dinas UMKM Kabupaten Cirebon yaitu Maharto (Kepala Bidang Dinas UMKM Kabupaten Cirebon) dan Harriman Nurbeka (Lurah Kelurahan Watubelah Kabupaten Cirebon).

Dalam melaksanakan kegiatan ini, Program Pendidikan Vokasi UI bekerja sama dengan perusahaan aplikasi Zahir Simply, yaitu sebuah aplikasi Android pencatatan keuangan yang dapat memudahkan para penggunanya untuk melihat rekaman pengeluaran dan pemasukan dalam periode yang diinginkan.

Para peserta yang hadir dapat memanfaatkan aplikasi secara gratis selama tiga bulan terhitung sejak Desember 2021. Dalam proses tersebut, masyarakat dapat bertanya atau berkonsultasi melalui grup WhatsApp dengan tim pendamping dari Vokasi UI. Diharapkan melalui kegiatan pendampingan ini para peserta dapat melakukan pencatatan keuangan secara sederhana, membangun kebiasaan pencatatan uang masuk dan uang keluar secara rutin, serta melakukan pemisahan antara keuangan usaha dengan keuangan pribadi.

X