Depok-Namanya mencuat di panggung nasional berkat prestasi sebagai atlet sepatu roda yang menggondol banyak penghargaan. Ia berhasil memadukan prestasi dari luar kampus dan dari dunia akademik. Barijani Mahesa Putra, mahasiswa Program Studi (Prodi) Hubungan Masyarakat, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menyabet gelar Mahasiswa Berprestasi UI 2022 Tingkat Program Vokasi.

Mahesa akan mewakili UI pada Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Nasional program Diploma 2022, yaitu tahap seleksi wilayah dan seleksi Nasional. Sebelumnya, ia berkompetisi dengan belasan peserta lain dalam ajang Mahasiswa Berprestasi UI Tingkat Program Vokasi dan menjadi finalis 3 besar. Ketiganya kemudian berkompetisi di tingkat UI untuk meraih gelar Mahasiswa Berprestasi Utama UI Tingkat Program Vokasi. Juara 1 diraih oleh Barijani Mahesa Putra, dan diikuti oleh Stephanie Nuriani Janice (Juara 2), dan Saskia Dyra E. P. (Juara 3).

Mahesa mengatakan, “Bangga sekali rasanya bisa membuktikan kalau ternyata saya juga dapat berprestasi di bidang akademik, bukan hanya berkompetisi di bidang yang saya geluti, yaitu olahraga. Kompetisi ini menjadi bentuk validasi diri dan pembuktikan bahwa atlet juga bisa berprestasi di akademik. Stigma yang mengatakan bahwa atlet hanya dapat berprestasi di bidang nonakademik menjadi motivasi saya untuk menghapuskan stigma tersebut.”

Mahesa tercatat sebagai atlet sepatu roda DKI Jakarta yang telah menorehkan berbagai prestasi tingkat nasional dan internasional. Beberapa prestasi yang diraihnya, antara lain Juara 1 Team Time Trial (TTT) 10 km Putra dalam PON XX Papua 2021; Juara 1 Sprint 500M+D Putra dalam PON XX Papua 2021; Juara 1 3000m Rellay JIRTA Friendly Competition 2021; dan lainnya.

Pada tingkat internasional, Mahesa juga telah menyumbangkan dua medali emas dan satu perak pada Malaysia Open 2013; satu medali perak dan satu medali perunggu pada Malaysia Open 2015; dan satu medali emas pada Half Marathon 21km di New York, Amerika Serikat pada 2018. Ia juga beberapa kali mewakili Indonesia dalam kompetisi sepatu roda, seperti World Roller Games di Barcelona, Spanyol pada 2019 dan World Championship di Heerde, Belanda pada 2018.

Kemenangan yang diraihnya selama ini merupakan hasil kerja keras, menyeimbangkan dunia kampus dan olah raga. “Bagi saya, menjadi mahasiswa berprestasi bukanlah puncak karier dalam bidang akademik, tetapi saya ingin mewujudkan dan mengimplementasikan karya atau inovasi yang saya miliki agar bermanfaat bagi masyarakat Indonesia,” ujar Mahesa menjelaskan.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, mengatakan bahwa ia sangat bangga atas prestasi yang diraih oleh Mahesa. “Saya sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Mahesa sehingga dapat meraih gelar Mahasiswa Berprestasi Utama UI 2022 Tingkat Program Vokasi untuk melaju ke tingkat nasional. Hal ini menunjukkan bahwa prestasi yang diraih dan dimiliki oleh setiap individu, baik akademik maupun nonakademik, dapat menjadi bekal bagi mereka untuk terus mengembangkan karya yang dimilikinya dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkap Padang.

Pencapaian Mahesa ini diumumkan saat Malam Apresiasi Mahasiswa UI 2022 yang diselenggarakan di Balai Sidang, Kampus UI Depok, pada Jumat (3/6/2022). Tidak hanya sebagai mahasiswa berprestasi, tahun ini ia terpilih menjadi salah seorang atlet sepatu roda yang akan berkompetisi ke Asian Games Hangzhou tahun depan (2023).

“Mengikuti Mapres merupakan pengalaman pertama saya berkompetisi di bidang akademik, bersaing dengan finalis lainnya secara pengetahuan, berpikir kritis, kemampuan berbicara bahasa Inggris, yang tidak pernah saya lakukan sebelumnya. Tentunya, saya akan tetap melakukan yang terbaik untuk bisa menjadi juara dan memberikan hasil terbaik untuk Universitas Indonesia, sehingga pengimplementasian produk dan inovasi yang saya buat dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Indonesia,” kata Mahesa.

X