Depok-Berkat dedikasi yang tinggi dan kontribusi dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM) di bidang asuransi, maka Program studi (prodi) Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menerima penghargaan Adiwiyata sebagai “The Best University with Highest Contribution in Developing the Insurance Industry 2022” dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI). Penghargaan ini diterima langsung oleh Ketua Program Studi Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Yulial Hikmah, S.Si., M.Si., yang hadir mewakili Vokasi UI menerima penghargaan tersebut.

“Kami berterima kasih atas penghargaan Adiwiyata tersebut. Kami juga berharap dengan adanya penghargaan ini dapat mendorong prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria agar terus memberikan kontribusi yang lebih baik dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja di dunia perasuransian. Tidak hanya melalui pengajaran dari dosen, melainkan juga pengalaman dari praktisi yang ikut terjun mengajar di kelas,” ujar Yulial Hikmah.

(Foto: Prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria Vokasi UI menerima penghargaan dengan sejumlah universitas lainnya)

Ketua AAMAI, Dr. Robby Loho, APAI, CIIB, AAI-K, QIP, ICBU, ICPU, CPIE, AMRP, FMII, ANZIIF (Snr.Assoc) CIP., menyampaikan, pengembangan SDM di bidang asuransi saat ini sangat diperlukan. “Pada wisuda profesi ini, kami juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan dan perguruan tinggi yang konsisten dan berdedikasi tinggi dalam berkontribusi mengembangkan SDM di industri perasuransian selama 2022,” ujar Robby dalam acara Wisuda Profesi AAMAI XXX yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, pada Senin (26/09).

AAMAI berperan dalam membantu pemerintah menyediakan, menyiapkan, dan mengembangkan tenaga profesional dalam industri perasuransian di Indonesia sehingga kolaborasi dengan perguruan tinggi penting untuk dilakukan. AAMAI juga merupakan salah satu mitra yang menjalin kerja sama dengan Vokasi UI dalam upaya pengembangan lulusan menjadi tenaga profesional di bidang perasuransian. Selain kerja sama dalam pemberian uji sertifikasi kompetensi, beberapa praktisi-praktisi dari AAMAI juga turut terlibat dalam pengajaran seperti kuliah umum maupun kuliah dosen tamu di Vokasi UI.

(Foto: (Ki-Ka) (Melisa Bunga Altamira, S.Sos., M.Si. – Kepala Humas dan Kerjasama Vokasi UI; Ate Sumarna – Head of Secretariat AAMAI; Yulial Hikmah, S.Si., M.Si. – Ketua Program Studi Administrasi Asuransi dan Aktuaria Vokasi UI; Hadining Kusumastuti, S.Sos., M.Ak. – Sekretaris Departemen Administrasi dan Bisnis Terapan Vokasi UI)

Prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria Vokasi UI merupakan salah satu prodi di Indonesia yang terus berupaya menghasilkan SDM di bidang asuransi dan aktuaria yang berkompeten dan cepat terserap di industri setiap tahunnya. Untuk mewujudkan hal tersebut, proses pengembangan kurikulum dan pembelajaran juga dilakukan sejalan dengan silabus dari Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI), Malaysian Insurance Institute (MII), dan Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).

Setiap lulusan akan dibimbing untuk memiliki berbagai sertifikat profesi, baik bidang asuransi maupun aktuaria, seperti Certificate in General Insurance (CGI) dan Certificate in Life Insurance (CLI) dari AAMAI, beberapa modul ujian profesi aktuaris dari PAI, dan Sertifikasi Underwriting Asuransi Level 5 dari Lembaga Sertifikasi Profesi UI (LSP UI).

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, menyatakan kebanggaannya terhadap prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria yang kembali mengharumkan nama Vokasi UI. “Setelah menerima akreditasi “Unggul” dari BAN-PT, kini prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria juga mendapatkan penghargaan Adiwiyata dari AAMAI sebagai bentuk apresiasi pencetak lulusan di bidang asuransi. Tentu, Vokasi UI akan terus berupaya meningkatkan kualitas lulusan dengan sejumlah pengembangan kurikulum yang turut melibatkan industri dan asosiasi profesi di dalamnya. Dengan begitu, para lulusan dapat mudah diserap dan sesuai dengan kebutuhan industri ketika mereka lulus,” kata Padang.