Deskripsi Program Studi
Program Studi Sarjana Terapan Terapi Okupasi Sekolah Vokasi Universitas Indonesia menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berorientasi pada praktik untuk menghasilkan terapis okupasi yang kompeten, berintegritas, adaptif, inovatif, dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat. Pembelajaran mengintegrasikan konsep okupasi bermakna, perkembangan manusia, kesehatan fisik dan mental, asesmen dan intervensi terapi okupasi, teknologi asistif, ergonomi, pelayanan berbasis komunitas, penelitian terapan, serta praktik berbasis bukti. Proses pendidikan diperkuat melalui pembelajaran laboratorium, simulasi, OSCE, praktik klinik dan komunitas, serta pemanfaatan teknologi seperti virtual reality (VR), 3D printing, dan teknologi asistif.
Untuk memperkuat ekosistem akademik, riset, inovasi, prestasi, dan pengembangan mahasiswa, Program Studi mengembangkan FORCE (Focusing on Occupational Therapy Research and Clinical Excellence) sebagai klaster riset Prodi Terapi Okupasi yang mendorong kolaborasi penelitian serta pengembangan keunggulan akademik dan klinis. Ekosistem inovasi diperkuat melalui OTIF (Occupational Therapy Innovation Festival) sebagai kegiatan penciri Program Studi yang menjadi ruang bagi mahasiswa, dosen, mitra, dan jejaring nasional maupun internasional untuk mengembangkan serta mendiseminasikan inovasi di bidang terapi okupasi. Program Studi juga mengembangkan TO Next Level dan Road to Victory sebagai wadah pembinaan dan pendampingan mahasiswa untuk mengembangkan potensi, prestasi, serta daya saing pada tingkat nasional dan internasional.
Program Studi secara aktif membangun jejaring dan kolaborasi internasional dengan berbagai perguruan tinggi mitra, antara lain University of Alberta, Mahidol University, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), dan Tokyo Metropolitan University (TMU). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik internasional, termasuk student exchange tahunan yang melibatkan jejaring dari lima negara dengan partisipasi lebih dari 30 mahasiswa lintas universitas, serta student mobility dengan penerimaan mahasiswa internasional secara konsisten, antara lain dari Mahidol University dan University of Alberta.
Dimensi internasional juga diperkuat melalui OTIF sebagai kompetisi inovasi ilmiah internasional yang meskipun baru dirintis pada tahun 2026 namun kegiatan ini sudah dapat berkolaborasi dengan 5 universitas mitra dan melibatkan lebih dari 50 partisipan dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Selain mobilitas dan kompetisi mahasiswa, Program Studi secara aktif menghadirkan akademisi dan praktisi internasional melalui guest/public lecture, diskusi akademik, dan kegiatan kolaboratif lainnya, di antaranya Prof. Shaniff Esmail, Prof. Sharon Brintnell, Dr. Karen Aranha, dan Dr. Masaaki Hayashi, serta berbagai akademisi dan praktisi dari jejaring internasional lainnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya Program Studi dalam memperluas global exposure, pertukaran pengetahuan, pengembangan jejaring profesional, dan kesiapan mahasiswa menghadapi perkembangan praktik terapi okupasi di tingkat global.
Pengembangan kepemimpinan dan pengalaman berorganisasi mahasiswa didukung melalui HIMTO (Himpunan Mahasiswa Terapi Okupasi) sebagai organisasi kemahasiswaan resmi di tingkat Program Studi. Mahasiswa juga memiliki kesempatan memperluas jejaring dan pengalaman organisasi profesi kemahasiswaan melalui IMOTI (Ikatan Mahasiswa Okupasi Terapi Indonesia) sebagai wadah kolaborasi mahasiswa terapi okupasi di tingkat nasional. Keseluruhan ekosistem pendidikan, riset, inovasi, internasionalisasi, prestasi, dan kemahasiswaan tersebut diarahkan untuk membentuk lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi klinis, tetapi juga memiliki kapasitas dalam riset, inovasi, kepemimpinan, kolaborasi, komunikasi lintas budaya, dan kontribusi terhadap perkembangan profesi terapi okupasi pada tingkat nasional maupun internasional.
Lulusan Program Studi Sarjana Terapan Terapi Okupasi memperoleh gelar Sarjana Terapan Kesehatan (S.Tr.Kes.).
Visi
Menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan terapi okupasi di Asia Tenggara, dengan menghasilkan lulusan yang inovatif, adaptif, serta memiliki kompetensi dan integritas untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang serta mendorong pembangunan di tingkat nasional dan internasional.
Misi
- Menyelenggarakan pendidikan berkualitas tinggi yang berorientasi pada praktik, guna membangun kompetensi profesional, kreativitas, dan pemikiran kritis yang sejalan dengan keragaman masyarakat Indonesia.
- Mempersiapkan lulusan dengan keterampilan dan nilai-nilai yang diperlukan untuk memberikan pelayanan yang berpusat pada klien, mengoptimalkan performa manusia, serta mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan melalui keterlibatan dalam aktivitas yang bermakna.
- Mengintegrasikan teknologi mutakhir dan warisan budaya ke dalam kurikulum untuk menghasilkan solusi inovatif terhadap tantangan dalam bidang okupasi.
- Membangun kemitraan dengan pemangku kepentingan di tingkat nasional dan internasional, guna memastikan lulusan kompetitif secara global dan terhubung dengan berbagai peluang profesional.
- Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berkontribusi terhadap perkembangan ilmu terapi okupasi serta menjawab kebutuhan kesehatan dan pemulihan masyarakat Indonesia.
Kompetensi Lulusan (CPL)
- Berperilaku profesional dan beretika serta menghargai keberagaman dan tanggung jawab kepada klien dan masyarakat.
- Menguasai teori dan konsep okupasi bermakna, perkembangan manusia, kesehatan fisik dan mental, serta pelayanan berbasis komunitas.
- Merancang dan melaksanakan intervensi berbasis aktivitas bermakna, keselamatan klien, adaptasi lingkungan, dan praktik berbasis bukti.
- Mengevaluasi proses asesmen, diagnosis okupasi, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan dokumentasi pelayanan secara profesional dan akuntabel.
- Mengelola pelayanan berbasis mutu, keselamatan klien, kolaborasi tim, dan manajemen risiko.
- Berkomunikasi efektif, empatik, dan profesional dengan klien, keluarga, komunitas, dan tim interprofesional.
- Menerapkan ergonomi, teknologi asistif, dan adaptasi lingkungan untuk mendukung okupasi klien.
- Mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi baru dan budaya lokal.
- Memberdayakan komunitas serta mengadvokasi keadilan okupasi dan hak penyandang disabilitas.
- Mengembangkan diri melalui refleksi praktik, continuing professional development (CPD), dan lifelong learning.
- Melaksanakan penelitian terapan dan mengelola informasi untuk mendukung praktik terapi okupasi berbasis bukti.
Bidang Yang Dipelajari
- Ilmu okupasi, seni dan keilmuan terapi okupasi, analisis okupasi, serta penalaran klinis.
- Ilmu biomedik, perkembangan manusia, neurologi, muskuloskeletal, kesehatan mental, pediatri, dan geriatri.
- Asesmen, diagnosis okupasi, perencanaan, intervensi, evaluasi hasil, dan dokumentasi terapi okupasi.
- ADL/IADL, produktivitas, pendidikan, kerja, leisure, dan partisipasi sosial.
- Teknologi asistif, kecerdasan buatan, adaptasi lingkungan, ergonomi, dan inovasi teknologi rehabilitasi.
- Terapi okupasi berbasis komunitas, keadilan okupasional, pemberdayaan, advokasi, dan konteks sosial budaya.
- Penelitian terapan, manajemen pelayanan, keselamatan klien, komunikasi profesional, dan kolaborasi interprofesional.
Mata Kuliah Unggulan
- Ilmu Okupasi; Seni dan Ilmu Terapi Okupasi; Pemikiran Kritis dan Analisis Okupasi.
- Teknologi Alat Bantu & Kecerdasan Buatan; Keadilan Okupasional.
- Terapi Okupasi Bersumberdaya Masyarakat; Terapi Okupasi pada Pekerjaan dan Ergonomi; Terapi Okupasi pada Sekolah.
- Praktik Klinik Lapangan I–III; Penelitian Terapan; Skripsi Terapan; Praktik Lapangan Terapi Okupasi Bersumberdaya Masyarakat (TOBM).
Dosen Profesional
- dr. Amien Suharti, Sp.K.F.R., F(USG)
- Dr. Abdul Aziz, S.Psi., M.Si.
Dr. dr. Ayleen Alicia Kosasih, M.Biomed. - Dr. dr. Evi Rachmawati Nur Hidayati, Sp.K.F.R., F(USG)
- Gunawan Wicaksono, S.K.M., M.Si.
- Hermito Gidion, A.Md.OT., S.Psi., M.Psi.T.
- Muhammad Hidayat Sahid, S.K.M., M.Epid., FISQua
- Reza Nur Arsyi, S.ST., M.Si.
- Erayanti Saloko, S.S.T., M.K.M., PhD.OT
- Muhammad Luthfi, S.K.M., M.K.K.K.
- Cahya Buwana Haris Three Nugraha, MSOT, Ph.D.OT
- Dwi Ayu Nur Komariyah, M.Sc.OT
- Zulfa Khoirunisah, M.S.O.T.
- Putri Dirgantara, M.S.O.T.
- Dr. Lis Sarwi Hastuti, S.K.M., M.Sc.
- Haura Alia Herlitasari, M.S.O.T
- Cahya Ramadani Renhoran, M.S O.T
- Dini Fajariani, M.S.O.T., PhD.OT
- Rini Hildayani, S.Psi., M.Si., Psikolog
- Eko Handayani, M.Psi.
- Dewa Fajar Bintamur, S.Psi., M.Si.
- Dian Inayatullah Yafie, M.Psi.
- Nasron Azizan, S.K.M., M.K.M.
- Dr. dr. Herqutanto, MPH, MARS, Sp.KKLP
- Hertin Nur Farida, A.Md.OT., S.Psi., M.KM
- Dr. Ratna Tri Hari Safariningsih, M.M.
- Purnama Betty Rosalyna Sitorus, M.Si. Han
- Haris Indra Susilo, M.Psi.
- dr. Sefni Gusmira, M.Farm.
- drg. Sitti Baidoeri, M.A.R.S.
Selain dosen internal, pembelajaran juga dapat melibatkan praktisi dan dosen tamu dari rumah sakit, sekolah inklusif, komunitas, dunia industri, serta mitra nasional dan internasional untuk memperkaya pengalaman belajar mahasiswa.
Sertifikasi
- Uji Kompetensi Nasional (UKOMNAS) sesuai ketentuan nasional sebagai pengukuran kompetensi dan dasar penerbitan Sertifikat Kompetensi.
- Penguatan portofolio melalui pelatihan/sertifikasi kompetensi yang relevan; salah satu yang telah diintegrasikan dalam pembelajaran adalah Sertifikasi Internasional Montreal Cognitive Assessment (MoCA) pada area neurologi.
- Sertifikasi tambahan dikembangkan sesuai kebutuhan kompetensi, perkembangan profesi, dan ketersediaan penyelenggara.
Akreditasi Program Studi: Baik
Baik - LAM-PTKes. Program Studi Sarjana Terapan Terapi Okupasi Sekolah Vokasi Universitas Indonesia juga telah memperoleh recognition dari World Federation of Occupational Therapists (WFOT) pada tahun 2025
