There is nothing to show here!
Slider with alias none not found.

Depok-Program studi (prodi) Terapi Okupasi, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), menyelenggarakan Sumpah Profesi Terapis Okupasional 2025 sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan tenaga kesehatan profesional, berintegritas, dan siap terjun ke dunia pelayanan kesehatan. Prosesi tersebut dilaksanakan di Auditorium Vokasi UI pada Selasa (09/12/2025) dan diikuti alumni prodi Terapi Okupasi angkatan 2021 sebagai peserta sumpah profesi.

Acara ini dipimpin langsung oleh Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, dan disaksikan oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Okupasi Terapis Indonesia (IOTI), Mahrus As’ari, S.Tr.Kes., MKM., Ketua Program Studi Terapi Okupasi, Hermito Gidion, A.Md.OT., M.Psi.T., jajaran dosen, serta rohaniawan yang memandu pengambilan sumpah sesuai agama masing-masing.

(Foto: Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, memimpin pelaksanaan sumpah profesi terapis okupasional)

Dalam sambutannya, Padang mengatakan bahwa sumpah profesi merupakan langkah awal tanggung jawab besar yang melekat pada profesi terapis okupasi. “Sumpah profesi merupakan penegasan komitmen moral dan profesional. Para peserta hari ini akan menjadi representasi Vokasi UI di tengah masyarakat. Mereka harus menunjukkan etika, kompetensi, dan dedikasi dalam setiap  tindakan pelayanan kesehatan,” ujar Padang.

Padang juga menegaskan bahwa Vokasi UI terus memperkuat kurikulum berbasis praktik, kemitraan industri, dan kesiapan kerja agar para lulusan mampu menjawab dinamika kebutuhan sektor kesehatan modern.

Senada dengan yang disampaikan Padang, Mahrus turut memberikan pesan kepada para lulusan Terapi Okupasi angkatan 2021. Mahrus mengatakan, “Profesional lahir dari ilmu, tetapi tumbuh melalui dedikasi. Kami berharap para peserta sumpah hari ini mampu menjadi tenaga terapi okupasi yang tidak hanya kompeten, tetapi juga empatik dan siap menghadapi tantangan dunia kesehatan.”

(Foto: Proses pengangkatan sumpah terapis okupasional yang diwakili dari tiap agama)

Setelah proses sumpah, acara dilanjutkan dengan pembacaan nama peserta dan penampilan persembahan dari mahasiswa Terapi Okupasi angkatan 2024. Melalui penyelenggaraan ini, Vokasi UI berharap para lulusan dapat terus meningkatkan kompetensi, menerapkan etika profesi dengan teguh, serta memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

“Perjalanan akademik yang mereka tempuh telah membentuk ketahanan, pengetahuan, dan kepekaan klinis. Momen sumpah profesi ini mempertegas komitmen mereka sebagai calon tenaga kesehatan,” tutup Dion.