Pariwisata

Tujuan pendidikan untuk Ahli Madya Pariwisata yang mampu mengelola usaha perjalanan wisata secara profesional.

Visi Program Pendidikan Vokasi Pariwisata ialah “Menjadi pusat unggulan pendidikan vokasional Pariwisata di ASEAN”.  Program Pendidikan vokasi pariwisata berfokus pada usaha perjalanan wisata.

Lulusan Program Pendidikan Vokasi Pariwisata akan memiliki kompetensi-kompetensi utama di bidang perjalanan wisata yaitu:

  1. Mampu mengoperasikan usaha jasa perjalanan wisata
  2. Mampu menerapkan konsep manajemen dalam kegiatan usaha pariwisata
  3. Mampu menerapkan konsep pelayanan dalam melaksanakan kegiatan usaha pariwisata
  4. Mampu menggunakan bahasa lisan dan tulisan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dalam kegiatan usaha perjalanan wisata
  5. Mampu menerapkan konsep sosial budaya dan ekologi dalam kegiatan usaha pariwisata
  6. Mampu menerapkan etika profesi pariwisata dalam pekerjaannya
  7. Mampu menerapkan teknologi informasi dalam kepariwisataan

Untuk menunjang proses belajar, Program Pendidikan Vokasi telah bekerja sama dengan  Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia yang dikenal dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA). ASITA  adalah suatu perkumpulan yang mewadahi pengusaha atau pelaku usaha di bidang jasa perjalanan wisata di Indonesia.  Program Studi juga bekerjasama dengan Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) dan berbagai asosiasi lainnya.

 

Tempat Pelaksanaan Praktek Kerja (Magang/on the job training)

  • Bidang Airlines: Singapore, Malaysia, Cathay, dan Garuda
  • Bidang Tour & Travel: PT. Aviation Indonesia Travel Services (AITS), PT AVS, Panorama, Vayatour, Dwidaya, Smailing dan perusahaan-perusahaan travel lain.
  • Bidang minat khusus: Taman Nasional, Lembaga Oceanologi Nasional (LON), Kebun Raya Bogor, Konservasi Indonesia, Perusahaan MICE dan lain-lain.
  • Instansi Pemerintah : Kementrian Pariwisata, dan Dinas-Dinas Pariwisata.

 

Proses perkuliahan terdiri dari 70% Praktek dan 30% Teori. Pada semester 6 diselenggarakan praktek terpadu Java Bali Overland. Setelah mengikuti seluruh proses pembelajaran selama 6 semester, lulusan akan memperoleh minimal 1 sertifikat kompetensi  dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Universitas Indonesia yang berlaku secara nasional maupun internasional di samping ijazaah Diploma Tiga Periwisata dengan gelar Ahli Madya Pariwisata (Amd.Par). Sertifikat kompetensi yang akan diberikan  untuk mahasiswa di antaranya adalah  sertifikat kompetensi untuk Teknik Pemanduan Wisata dan Sistem Reservasi.

X