{"id":275681,"date":"2026-06-25T10:00:23","date_gmt":"2026-06-25T03:00:23","guid":{"rendered":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/?p=275681"},"modified":"2026-06-25T14:14:27","modified_gmt":"2026-06-25T07:14:27","slug":"vocast-cinema-2026-tampilkan-10-film-dokumenter-mahasiswa-angkat-realita-sosial-dari-berbagai-sudut-pandang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/vocast-cinema-2026-tampilkan-10-film-dokumenter-mahasiswa-angkat-realita-sosial-dari-berbagai-sudut-pandang\/","title":{"rendered":"VOCAST CINEMA 2026 Tampilkan 10 Film Dokumenter Mahasiswa, Angkat Realita Sosial dari Berbagai Sudut Pandang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Depok-Program studi (prodi) Penyiaran Multimedia, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), kembali menghadirkan VOCAST CINEMA 2026 melalui format yang berbeda dan lebih reflektif. Mengusung tema \u201cDari Lensa KITA, Memahami Realita\u201d, kegiatan ini menghadirkan penayangan khusus 10 film dokumenter karya mahasiswa yang akan berlangsung pada Selasa (09\/06\/2026), di Auditorium Vokasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Setelah sukses menyelenggarakan pemutaran film pendek fiksi pada pekan sebelumnya, kali ini mahasiswa prodi Penyiaran Multimedia kembali menghadirkan ruang apresiasi melalui pemutaran film dokumenter untuk menyaksikan beragam realitas sosial yang diangkat melalui perspektif dan kreativitas mahasiswa. Karya-karya yang ditampilkan menjadi medium refleksi sekaligus sarana penyampaian pesan mengenai isu-isu kemanusiaan, sosial, budaya, lingkungan, hingga kesehatan mental yang hadir di tengah masyarakat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">VOCAST CINEMA 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam menggabungkan riset, observasi lapangan, <em>storytelling<\/em>, dan keterampilan produksi audio visual menjadi karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu memantik refleksi dan dialog publik.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img data-dominant-color=\"1c1d1a\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #1c1d1a;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-275683 not-transparent\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Salah-satu-karya-film-dokumenter-mahasiswa-saat-screening-berlangsung-scaled.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"333\" \/>(Foto: Salah satu karya film dokumenter mahasiswa saat <em>screening<\/em> berlangsung)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak 10 film dokumenter yang ditayangkan merepresentasikan beragam perspektif dan pengalaman masyarakat, yaitu <em>Panggilan: Beyond the Veil<\/em>, <em>Kami Ada dan Itu Cukup<\/em>, <em>Unseen: Beyond the Stereotypes<\/em>, <em>Kami Juga Punya Cinta<\/em>, <em>Light Space<\/em>, <em>Between Land &amp; Sea<\/em>, <em>Membakar tuk Membangun<\/em>, <em>Ruang Belajar Tanpa Batas<\/em>, <em>Berawal Dari Cangkang<\/em>, <em>Menjadi Karya Seni yang Bercabang<\/em>, dan <em>Langkah di Balik Nada<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berbagai karya tersebut mengangkat isu yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Mulai dari perjuangan komunitas yang mencari pengakuan sosial, kehidupan masyarakat pesisir yang menghadapi tantangan lingkungan, pekerja informal yang jarang mendapat sorotan, hingga kisah-kisah inspiratif tentang pendidikan, seni, kesehatan mental, dan individu dengan kebutuhan khusus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Program Studi Penyiaran Multimedia, Peny Meliaty Hutabarat, M.S.M., menegaskan bahwa film dokumenter memiliki peran penting dalam membangun kepekaan sosial mahasiswa sekaligus mengasah kemampuan mereka sebagai kreator media yang bertanggung jawab. \u201cMelalui film dokumenter, mahasiswa belajar bahwa media bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga instrumen untuk memahami, merekam, dan menyampaikan realitas sosial secara kritis dan empatik. Kami ingin mahasiswa juga memiliki sensitivitas terhadap berbagai isu yang berkembang di masyarakat serta mampu menghadirkan karya yang memberikan makna dan dampak positif,\u201d ujar Peny.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa proses produksi dokumenter menuntut mahasiswa untuk terjun langsung ke lapangan, melakukan riset mendalam, membangun hubungan dengan narasumber, dan menyusun narasi yang mampu merepresentasikan realitas secara bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSepuluh karya yang ditampilkan dalam VOCAST CINEMA tahun ini menunjukkan bagaimana mahasiswa mampu menerjemahkan pengalaman nyata menjadi cerita yang kuat. Kami berharap karya-karya ini dapat membuka ruang dialog, memperluas perspektif penonton, dan menumbuhkan kepedulian terhadap berbagai persoalan sosial yang ada di sekitar kita,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img data-dominant-color=\"969190\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #969190;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-275684 not-transparent\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Film-dokumenter-Between-Land-Sea-karya-Sinephoria-berhasil-meraih-Juara-1-scaled.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"333\" \/>(Foto: Film dokumenter \u201cBetween Land &amp; Sea\u201d karya Sinephoria berhasil meraih Juara 1)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya mahasiswa, kegiatan ini juga menghadirkan sesi <em>awarding<\/em> yang akan menilai aspek naratif dokumenter, kekuatan visual dan sinematografi, kedalaman riset, serta dampak pesan yang disampaikan kepada penonton. Penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri atas akademisi dan praktisi industri kreatif, yaitu Gumelar Setiaji (Dosen Prodi Penyiaran Multimedia), Hadi Winarto (Sineas Dokumenter Medcom.id\/Metro TV dan Peraih Piala Vidia FFI serta AIBD Asia Pasifik), Eric Tiwa (Head of Creative Amadeus Sinemagna), dan Peny Meliaty Hutabarat (Ketua Program Studi Penyiaran Multimedia).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, film dokumenter \u201cBetween Land &amp; Sea\u201d karya Sinephoria berhasil meraih Juara 1, Juara 2 diraih oleh \u201cPanggilan: Beyond The Veil\u201d karya Altera Media, sementara Juara 3 diberikan kepada \u201cMembakar tuk Membangun\u201d karya Kinera Media. Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas, kualitas produksi, serta kemampuan para mahasiswa dalam mengangkat berbagai isu sosial melalui medium film dokumenter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">VOCAST CINEMA merupakan bagian dari komitmen prodi Penyiaran Multimedia dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya nyata yang relevan dengan kebutuhan industri sekaligus memiliki nilai sosial bagi masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa ditantang mengembangkan kompetensi produksi media sekaligus membangun kesadaran bahwa setiap karya yang dihasilkan memiliki potensi untuk menciptakan perubahan dan memperkuat empati sosial.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok-Program studi (prodi) Penyiaran Multimedia, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), kembali menghadirkan VOCAST CINEMA 2026 melalui format yang berbeda dan lebih reflektif. Mengusung tema \u201cDari Lensa KITA, Memahami Realita\u201d, kegiatan ini menghadirkan penayangan khusus 10 film dokumenter karya mahasiswa yang akan berlangsung pada Selasa (09\/06\/2026), di Auditorium Vokasi. Setelah sukses menyelenggarakan pemutaran film pendek [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":275682,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","wpai_meta_description":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-275681","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275681","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275681"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275681\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":275691,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275681\/revisions\/275691"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275682"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275681"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275681"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275681"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}