{"id":275238,"date":"2026-06-03T10:00:23","date_gmt":"2026-06-03T03:00:23","guid":{"rendered":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/?p=275238"},"modified":"2026-06-03T14:12:40","modified_gmt":"2026-06-03T07:12:40","slug":"hadirkan-akademisi-taylors-university-vokasi-ui-bahas-penanganan-risiko-pada-event-berskala-besar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/hadirkan-akademisi-taylors-university-vokasi-ui-bahas-penanganan-risiko-pada-event-berskala-besar\/","title":{"rendered":"Hadirkan Akademisi Taylor\u2019s University, Vokasi UI Bahas Penanganan Risiko pada Event Berskala Besar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Depok-Penyelenggaraan <em>event<\/em> berskala besar atau <em>mass gathering <\/em>menjadi salah satu aktivitas yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan pengelolaan kerumunan, keamanan, kesehatan, hingga berbagai faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi jalannya acara. Untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pentingnya manajemen risiko dalam industri <em>event<\/em> berskala besar, program studi (prodi) Manajemen Bisnis Pariwisata, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), menyelenggarakan kuliah dosen tamu bertajuk \u201c<em>Event Risk Management in Mass Gathering: From Planning to Crisis Response<\/em>\u201d sebagai bagian dari mata kuliah Manajemen Risiko secara daring pada Rabu (13\/05\/2026).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuliah dosen tamu ini menghadirkan Dr. Khairiah Binti Hj. Ismail, Programme Director Bachelor of International Events Management (Hons.) Taylor\u2019s University, Malaysia, sebagai narasumber. Kuliah dosen tamu tersebut diperuntukkan bagi mahasiswa angkatan 2024 sebagai bagian dari pembelajaran mengenai pengelolaan risiko dalam penyelenggaraan <em>event<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pemaparannya, Dr. Khairiah menjelaskan bahwa <em>mass gathering<\/em> merupakan kegiatan dengan lingkungan berisiko tinggi (<em>high-risk environment<\/em>) karena ditandai dengan kepadatan massa, situasi yang dinamis, serta kondisi yang tidak dapat diprediksi. Oleh karena itu, penyelenggara acara perlu memahami berbagai potensi risiko yang dapat muncul selama pelaksanaan kegiatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img data-dominant-color=\"766f6f\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #766f6f;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-275239 not-transparent\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Khairiah-memberikan-studi-kasus-penyelenggaraan-event-berskala-besar.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"281\" \/>(Foto: Dr. Khairiah memberikan studi kasus penyelenggaraan <em>event<\/em> berskala besar)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dr. Khairiah mengatakan, \u201cRisiko dalam sebuah <em>event<\/em> dapat berasal dari berbagai faktor, mulai dari <em>overcrowding<\/em>, potensi <em>stampede<\/em>, cuaca ekstrem, kegagalan teknis, hingga ancaman terhadap kesehatan dan keselamatan peserta. Semua risiko tersebut harus diidentifikasi dan dikelola sejak tahap perencanaan.\u201d<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, Khairiah menekankan pentingnya proses identifikasi dan analisis risiko sebelum suatu acara dilaksanakan. Menurutnya, penyelenggara perlu melakukan pemetaan risiko secara sistematis melalui penggunaan <em>risk matrix<\/em>, evaluasi kapasitas <em>venue<\/em>, pengaturan akses masuk dan keluar, serta penerapan sistem pemantauan kerumunan guna meminimalkan potensi insiden selama kegiatan berlangsung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia juga menyoroti bahwa banyak insiden dalam penyelenggaraan <em>event<\/em> disebabkan oleh perencanaan akses yang kurang matang, kapasitas lokasi yang tidak sesuai, maupun lemahnya pengawasan terhadap pergerakan massa. Maka, aspek keselamatan harus menjadi bagian integral dari setiap tahapan perencanaan <em>event<\/em>.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membahas strategi mitigasi risiko pada tahap perencanaan, Khairiah turut mengulas pentingnya penyusunan <em>contingency<\/em> <em>plan<\/em> serta kemampuan respons krisis. Menurutnya, setiap penyelenggara acara harus memiliki prosedur tanggap darurat yang jelas agar mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi ketika menghadapi situasi yang tidak terduga. \u201cPerencanaan yang baik bukan hanya tentang bagaimana sebuah acara berjalan lancar, tetapi juga bagaimana tim penyelenggara siap menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama acara berlangsung,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img data-dominant-color=\"7a7571\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #7a7571;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-275241 not-transparent\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/06\/Foto-bersama-dengan-para-mahasiswa-usai-kuliah-berakhir.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"281\" \/>(Foto: Foto bersama dengan para mahasiswa usai kuliah berakhir)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pada sesi diskusi, mahasiswa juga diperkenalkan pada pentingnya evaluasi pasca-<em>event<\/em> sebagai bagian dari siklus manajemen risiko. Evaluasi tersebut berfungsi untuk mengidentifikasi kelemahan dalam pelaksanaan acara, meningkatkan sistem keamanan, serta menjadi bahan pembelajaran untuk penyelenggaraan event di masa mendatang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ketua Program Studi Manajemen Bisnis Pariwisata, Anisatul Auliya, S.ST.Par., M.Par., menyampaikan bahwa kompetensi manajemen risiko menjadi salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki oleh calon profesional di industri <em>event<\/em> dan pariwisata. Menurutnya, industri saat ini tidak hanya membutuhkan konsep acara yang kreatif dan inovatif, tetapi juga penyelenggaraan yang aman, nyaman, dan bertanggung jawab.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMahasiswa perlu memahami bahwa penyelenggaraan <em>event<\/em> memiliki tanggung jawab besar terhadap keselamatan peserta dan keberlangsungan acara. Melalui materi yang disampaikan, yaitu risiko, pengelolaan kerumunan, hingga penanganan krisis, mahasiswa dapat memahami bagaimana standar keamanan dan manajemen risiko diterapkan dalam praktik industri,\u201d ungkap Auliya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kuliah dengan menghadirkan pakar internasional ini diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan industri serta memperluas wawasan mahasiswa melalui kolaborasi dengan akademisi dan praktisi internasional.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok-Penyelenggaraan event berskala besar atau mass gathering menjadi salah satu aktivitas yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi karena melibatkan pengelolaan kerumunan, keamanan, kesehatan, hingga berbagai faktor eksternal yang berpotensi memengaruhi jalannya acara. Untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman mengenai pentingnya manajemen risiko dalam industri event berskala besar, program studi (prodi) Manajemen Bisnis Pariwisata, Program Pendidikan Vokasi, Universitas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":275240,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-275238","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275238","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275238"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275238\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":275243,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275238\/revisions\/275243"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275238"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275238"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275238"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}