{"id":275140,"date":"2026-05-30T10:00:35","date_gmt":"2026-05-30T03:00:35","guid":{"rendered":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/?p=275140"},"modified":"2026-05-29T10:24:14","modified_gmt":"2026-05-29T03:24:14","slug":"vokasi-ui-kupas-strategi-transformasi-bisnis-modern-melalui-power-apps-sebagai-solusi-digital-low-code","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/vokasi-ui-kupas-strategi-transformasi-bisnis-modern-melalui-power-apps-sebagai-solusi-digital-low-code\/","title":{"rendered":"Vokasi UI Kupas Strategi Transformasi Bisnis Modern Melalui Power Apps sebagai Solusi Digital Low-Code"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Depok-Transformasi digital tidak hanya bertumpu pada kemampuan membuat aplikasi, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai proses bisnis dan pengelolaan data di baliknya. Para pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan dalam membangun sistem digital, karena proses pengembangan aplikasi dinilai kompleks dan memerlukan kemampuan <em>coding<\/em> tingkat lanjut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kondisi ini menunjukkan bahwa dunia industri saat ini memerlukan kemampuan dalam memahami alur kerja digital, pengelolaan data, hingga pengembangan solusi teknologi yang aplikatif. Oleh karena itu, pemahaman mengenai platform <em>low-code<\/em> menjadi kompetensi penting yang perlu dimiliki mahasiswa agar siap menghadapi tantangan pasar kerja industri modern.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Guna memenuhi tantangan kebutuhan tersebut, program studi (prodi) Bisnis Kreatif, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), menghadirkan dosen tamu sebagai narasumber untuk menyampaikan topik \u201cPengenalan <em>Power Apps<\/em>: Membangun Solusi <em>Digital Low-Code<\/em> untuk Transformasi Bisnis\u201d pada awal Mei lalu. Joseph Rofinus Serodi Kellen, S.Kom., M.Eng., MSc. membahas pemanfaatan Microsoft Power Apps dalam mendukung pengembangan solusi digital berbasis kebutuhan bisnis. Ia mengenalkan berbagai tahapan pengembangan sistem, mulai dari <em>business process<\/em>, <em>flowchart<\/em> dan <em>swimlane<\/em>, pengelolaan data, <em>data cleansing<\/em>, ETL (<em>Extract, Transform, Load<\/em>), normalisasi database, hingga perancangan <em>Entity Relationship Diagram<\/em> (ERD).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kemudian, Joseph memaparkan tentang SQL Server, Power BI, hingga implementasi Create, Read, Update, Delete (CRUD) menggunakan Power Apps sebagai <em>frontend data interface<\/em>. Melalui pembahasan tersebut, mahasiswa diajak memahami bagaimana data bisnis dapat diolah menjadi sistem digital yang lebih efisien dan mudah digunakan dalam operasional perusahaan.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img data-dominant-color=\"77766e\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #77766e;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-275142 not-transparent\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/Suasana-kuliah-dosen-tamu-bersama-Joseph.webp\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"372\" \/>(Foto: Suasana kuliah dosen tamu bersama Joseph)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTransformasi digital saat ini tidak lagi hanya membutuhkan kemampuan teknis tingkat tinggi, tetapi juga kemampuan melihat kebutuhan bisnis dan menerjemahkannya menjadi solusi yang aplikatif. Melalui platform <em>low-code<\/em> seperti Power Apps, kita dapat memahami cara teknologi dimanfaatkan untuk menjawab permasalahan bisnis secara lebih cepat dan efisien,\u201d ujar Joseph.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain membahas implementasi teknologi, materi yang disampaikan Joseph juga menyoroti pentingnya integrasi antara kebutuhan industri dan kurikulum pendidikan, termasuk penerapan kurikulum berbasis standar AACSB yang menekankan pada kemampuan analisis data, digital business process, serta pemanfaatan teknologi dalam pengambilan keputusan bisnis yang efektif dan berbasis data. Kehadiran narasumber sebagai dosen tamu dalam perkuliahan menjadi salah satu bentuk penguatan kompetensi mahasiswa prodi Bisnis Kreatif, yang merupakan salah satu prodi dengan peminatan tertinggi di UI, seperti dikatakan oleh Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, SKM., S.St., MSc. \u201cJumlah pendaftar prodi Bisnis Kreatif pada 2026 bisa mencapai 6000 orang dari empat jalur masuk, yakni SNBP, PPKB, SNBT, dan SIMAK UI. Padahal daya tampung hanya 100-an,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bagi mahasiswa Bisnis Kreatif, pemahaman mengenai teknologi digital kini menjadi kompetensi yang perlu dimiliki. \u201cMahasiswa perlu adaptif terhadap perkembangan teknologi digital karena dunia industri saat ini semakin membutuhkan individu yang mampu menghubungkan kreativitas, bisnis, dan teknologi dalam satu solusi yang inovatif. Kehadiran praktisi di kelas ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa mengenai peluang pengembangan solusi digital yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri saat mereka memasuki bursa kerja nantinya,\u201d kata Dr. Amelita Lusia, M.Si., Ketua Program Studi Bisnis Kreatif.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok-Transformasi digital tidak hanya bertumpu pada kemampuan membuat aplikasi, tetapi juga pemahaman menyeluruh mengenai proses bisnis dan pengelolaan data di baliknya. Para pelaku bisnis dihadapkan pada tantangan dalam membangun sistem digital, karena proses pengembangan aplikasi dinilai kompleks dan memerlukan kemampuan coding tingkat lanjut. Kondisi ini menunjukkan bahwa dunia industri saat ini memerlukan kemampuan dalam memahami [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":275141,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-275140","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275140","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=275140"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275140\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":275144,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/275140\/revisions\/275144"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/275141"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=275140"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=275140"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=275140"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}