{"id":273875,"date":"2026-03-06T09:00:08","date_gmt":"2026-03-06T02:00:08","guid":{"rendered":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/?p=273875"},"modified":"2026-03-06T09:33:39","modified_gmt":"2026-03-06T02:33:39","slug":"mahasiswa-vokasi-ui-raih-co-2nd-runner-up-dalam-ajang-indonesian-varsity-english-debate-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/mahasiswa-vokasi-ui-raih-co-2nd-runner-up-dalam-ajang-indonesian-varsity-english-debate-2026\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Vokasi UI Raih Co-2nd Runner-Up dalam Ajang Indonesian Varsity English Debate 2026"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Depok-Sarah Maharani, mahasiswa prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), berhasil meraih Co-2nd Runner-Up pada Novice Category dalam ajang The 29th Indonesian Varsity English Debate (IVED) 2026. Kompetisi debat bahasa Inggris tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Student English Forum (SEF) Institut Teknologi Bandung (ITB) dan didukung oleh Aurgumentum. Perhelatan ini dilaksanakan melalui dua babak, yaitu babak <em>preliminary<\/em> (14\u201315 Februari) dan babak eliminasi (21-22 Februari).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">IVED merupakan salah satu kompetisi debat bahasa Inggris tertua di Indonesia yang menggunakan format Australasian Parliamentary. Dalam format ini, satu tim terdiri atas tiga pembicara dengan durasi pidato masing-masing delapan menit, bergantian antara pihak <em>Affirmative<\/em> (Pro) dan <em>Negative<\/em> (Kontra), tanpa interupsi (<em>point of information<\/em>). Babak debat ditutup dengan <em>reply speech<\/em> selama empat menit.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sarah tergabung dalam tim UI C bersama rekan mahasiswa UI lainnya, Ghaitsa Shafa Ratu Aulia dari prodi Hubungan Internasional (FISIP), dan Aurelia Emily dari prodi Teknik Lingkungan (FT). Dalam ajang ini, mereka berhadapan dengan berbagai perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Sarah, salah satu tantangan terbesar dalam kompetisi ini adalah mosi bertema hubungan internasional dan politik, seperti \u201c<em>That hybrid regimes should pursue complete transformation to liberal democracy.<\/em>\u201d Ia juga menyoroti mosi \u201c<em>That as Feminist Movement, we oppose women\u2019s position of being counterparts to poweful men<\/em>\u201d yang dianggap relevan dengan isu feminisme dan budaya misoginis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKompetisi ini benar-benar melatih <em>critical thinking<\/em> dan <em>analytical skills<\/em>. Kita harus bisa memecah mosi, menemukan <em>core clash<\/em>, lalu membangun argumen yang logis dan konsisten. Kalau analisisnya kuat, mosi apa pun tetap bisa dicari <em>angle<\/em> yang <em>make sense<\/em> dan dipertahankan sampai akhir,\u201d jelas Sarah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Persiapan menuju kompetisi dimulai sejak Januari melalui sesi <em>coaching<\/em> rutin bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) English Debating Society (EDS) UI setiap empat kali seminggu. Latihan meliputi <em>sparring session<\/em>, <em>mattering<\/em>, <em>drilling<\/em>, hingga <em>matrix homework<\/em> yang membahas topik politik Asia, ekonomi, hingga gerakan sosial. Tim juga berlatih bersama universitas lain untuk mengasah kemampuan komunikasi, argumentasi, dan strategi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sarah menuturkan bahwa motivasinya mengikuti IVED 2026 adalah untuk meningkatkan kemampuan debat sekaligus menantang diri sebelum lulus. Pencapaian ini menjadi langkah penting setelah sebelumnya ia belum berhasil menembus babak eliminasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Dr. Safrin Arifin, S.St., S.K.M., M.Sc., memberikan apresiasi atas capaian tersebut. \u201cKami sangat bangga atas prestasi yang diraih Sarah dalam ajang IVED 2026. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Administrasi Asuransi dan Aktuaria tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, analitis, dan komunikasi yang mumpuni,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Partisipasi mahasiswa Vokasi UI dalam IVED 2026 ini turut memperkuat peran generasi muda dalam kemampuan berpikir kritis, komunikasi efektif, serta kolaborasi lintas disiplin. Hal ini juga relevan dengan <em>Sustainable Development Goals<\/em> (SDGs), khususnya poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok-Sarah Maharani, mahasiswa prodi Administrasi Asuransi dan Aktuaria, Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), berhasil meraih Co-2nd Runner-Up pada Novice Category dalam ajang The 29th Indonesian Varsity English Debate (IVED) 2026. Kompetisi debat bahasa Inggris tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Student English Forum (SEF) Institut Teknologi Bandung (ITB) dan didukung oleh Aurgumentum. Perhelatan ini dilaksanakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":273876,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[2,1262,1288],"tags":[],"class_list":["post-273875","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-green-metric","category-sdgs"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/273875","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=273875"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/273875\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":273878,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/273875\/revisions\/273878"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/273876"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=273875"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=273875"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=273875"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}