{"id":268480,"date":"2025-07-10T13:00:38","date_gmt":"2025-07-10T06:00:38","guid":{"rendered":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/?p=268480"},"modified":"2025-10-09T14:12:48","modified_gmt":"2025-10-09T07:12:48","slug":"platform-liter-asa-karya-mahasiswa-ui-dorong-penguatan-budaya-baca-di-kepulauan-bangka-belitung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/platform-liter-asa-karya-mahasiswa-ui-dorong-penguatan-budaya-baca-di-kepulauan-bangka-belitung\/","title":{"rendered":"Platform LITER-ASA Karya Mahasiswa UI Dorong Penguatan Budaya Baca di Kepulauan Bangka Belitung"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Depok-Platform LITER-ASA karya tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) \u201cPenta Makara\u201d dorong penguatan budaya baca di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Inovasi ini diciptakan oleh tiga mahasiswa UI asal Bangka Belitung yang ingin mengabdikan diri ke tanah kelahiran. Mereka berupaya mengatasi masalah rendahnya akses dan budaya membaca di daerahnya, terutama pada kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah seorang anggota tim, Eva Meitaliya (Program Pendidikan Vokasi) menyebut bahwa inovasi LITER-ASA menghadirkan konten berbasis kearifan lokal yang didukung teknologi <em>Augmented Reality<\/em> (AR) dan <em>Artificial Intelligence<\/em> (AI). Ia bersama Maria Angelita Saragih (Fakultas Psikologi) dan Vania Odelia (Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya) mengembangkan platform ini sebagai bentuk kontribusi di bidang literasi dan pendidikan untuk kampung halaman mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cLITER-ASA adalah akronim dari Literasi dan Asa Cerah di Pulau Timah. Kami menciptakan inovasi ini karena merasa bertanggung jawab untuk kembali dan berkontribusi ke daerah asal. Melalui LITER-ASA, kami berharap dapat menjembatani kesenjangan literasi antardaerah dengan pendekatan teknologi dan budaya,\u201d kata Eva.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya.avif\"><img data-dominant-color=\"b47585\" data-has-transparency=\"false\" style=\"--dominant-color: #b47585;\" loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-268483 not-transparent\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya.avif\" alt=\"\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya.avif 1280w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya-300x200.avif 300w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya-1024x682.avif 1024w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya-768x512.avif 768w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya-1080x720.avif 1080w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya-980x653.avif 980w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Tim-Penta-Makara-saat-menerima-penghargaan-juara-kedua-bersama-peserta-lainnya-480x320.avif 480w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/a>(Foto: Tim Penta Makara saat menerima penghargaan juara kedua bersama peserta lainnya)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Platform LITER-ASA menyajikan beragam fitur menarik yang mudah diakses, seperti cerita rakyat lokal, berita terkini, rekam jejak pembaca, hingga pengalaman visual interaktif melalui teknologi AR dan audio otomatis. Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari masyarakat lokal, salah satunya dari anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Marudur Saragih. Menurutnya, pendekatan kearifan lokal dalam platform ini bermanfaat untuk mengenalkan identitas budaya daerah kepada generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pengembangannya, LITER-ASA tidak hanya berdampak secara sosial, tetapi juga berhasil mengantarkan Tim Penta Makara meraih Juara 2 pada Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat nasional dalam ajang SINTESA (Sinergi Ilmiah, Sains, Teknologi, Kebudayaan, dan Pekan Raya Mahasiswa) yang diselenggarakan Universitas Tidar tahun ini. Dengan mengusung tema \u201cPeran Mahasiswa dalam Kontribusi SDGs Optimal melalui Era Digital 5.0\u201d, LITER-ASA menjadi representasi inovasi mahasiswa yang mampu menjawab tantangan sekaligus sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cIni adalah kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa mahasiswa asal daerah juga mampu memberikan solusi konkret bagi permasalahan lokal yang relevan dengan target global,\u201d ujar Eva.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Padang Wicaksono, S.E., Ph.D, menyebut keberhasilan Tim Penta Makara merupakan bentuk kolaborasi mahasiswa dari lintas disiplin ilmu yang berdampak positif pada kemajuan bangsa. Ia mengatakan, \u201cSaya sangat mendukung platform LITER-ASA yang diciptakan Eva, Maria, dan Vania. Semoga kemenangan ini menjadi pintu masuk bagi inovasi ini untuk mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, swasta, maupun lembaga pendidikan untuk pengembangan dan implementasi platform ini.\u201d<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Depok-Platform LITER-ASA karya tim mahasiswa Universitas Indonesia (UI) \u201cPenta Makara\u201d dorong penguatan budaya baca di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Inovasi ini diciptakan oleh tiga mahasiswa UI asal Bangka Belitung yang ingin mengabdikan diri ke tanah kelahiran. Mereka berupaya mengatasi masalah rendahnya akses dan budaya membaca di daerahnya, terutama pada kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":268481,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[2,1262],"tags":[],"class_list":["post-268480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-green-metric"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=268480"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268480\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":268487,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/268480\/revisions\/268487"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media\/268481"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=268480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=268480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=268480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}