{"id":267,"date":"2014-04-25T15:01:57","date_gmt":"2014-04-25T08:01:57","guid":{"rendered":"http:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/?page_id=267"},"modified":"2021-11-06T00:10:58","modified_gmt":"2021-11-05T17:10:58","slug":"sepeda-kuning","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/sepeda-kuning\/","title":{"rendered":"Sepeda Kuning"},"content":{"rendered":"<div class=\"mutual-content-wrap sidebar-layout has-sidebar has-left-sidebar\">\n<div class=\"page-content clearfix\">\n<p style=\"text-align: justify\">Program Sepeda Kuning (Spekun) digagas dan direalisasikan Rektor UI, Prof . Dr. der Soz Gumilar Sumantri \u00a0pada Juli 2008. Sepeda kuning merupakan komitmen nyata dari UI dalam mewujudkan progam Kampus Hijau.\u00a0Program yang awalnya bekerjasama dengan B2W dan Polygon menjadikan UI sebagai universitas yang memiliki sepeda kampus pertama di Indonesia. Sepedanya didesain berwarna kuning, khusus untuk UI, dan merupakan sepeda \u201csingle seat\u201d.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-356 size-medium\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/DSC_0396-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"199\" srcset=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/DSC_0396-300x199.jpg 300w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/DSC_0396-1024x680.jpg 1024w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/DSC_0396.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Awalnya program ini menyediakan \u00a0200 sepeda dengan 11 shelter sepeda. Hingga Januari 2010 bertambah menjadi 400 sepeda dan 17 shelter. Fasilitas sepeda akan terus ditambah sesuai perkembangan yang ada.\u00a0Ketujuhbelas <em>shelter<\/em> tersebut berada di PAU, Perpustakaan, FIB, Masjid UI, FISIP, Ekonomi, Teknik, Pusgiwa, FMIPA, FKM, Pocin, Stasiun UI, Asrama, Wiramakara, PAU Danau, dan Balai Sidang.<\/p>\n<\/div>\n<p>UI memperbaharui layanan Spekun ini dengan bekerjasama Tekomsel untuk menciptakan Spekun generasi terbaru. UI dan Telkomesl melakukan launching NB-IoT (<em>Narrowband Internet of Things<\/em>) \u00a0Bike Sharing di Perpustakaan Pusat UI Rabu, 14 Maret 2018. Spekun generasi baru ini akan menggunakan teknologi NB-IoT generasi 4+ yang disematkan di bagian belakang Spekun dan\u00a0<em>dock<\/em>Spekun. Sistem ini merupakan hasil kerjasama antara Telkomsel dengan Banopolis dan Huawei.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Spoekun-iot.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-11059 alignright\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Spoekun-iot-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Spoekun-iot-300x225.jpg 300w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Spoekun-iot-768x576.jpg 768w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Spoekun-iot-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/Spoekun-iot.jpg 1478w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a>Untuk Spekun generasi terbaru dikhususkan untuk mahasiswa UI dan harus terlebih dahulu mengunduh aplikasi Spekun yang ada di\u00a0<em>P<\/em><em>laystore<\/em>. Untuk mengaktifkan aplikasi, pengguna juga perlu\u00a0<em>log in<\/em>\u00a0dahulu ke SSO UI. Aplikasi ini akan menampilkan peta yang menunjukkan posisi Spekun terdekat yang tersedia. Pengguna akan diminta untuk\u00a0<em>scan<\/em>\u00a0<em>QR Code<\/em>\u00a0yang terdapat di bagian depan Spekun yang otomatis membuka kunci antara spekun dan\u00a0<em>dock\u00a0<\/em>spekun. Terdapat indikator berupa lampu pada\u00a0<em>dock\u00a0<\/em>Spekun yang terdiri dari warna merah dan hijau. Lampu berwarna merah menandakan Spekun dalam posisi terkunci, sedangkan lampu berwarna hijau menandakan Spekun dalam kondisi terbuka dan siap dipakai. Namun untuk penggunaan Spekun generasi sebelumnya sebagai berikut:<\/p>\n<div class=\"page-content clearfix\">\n<p><strong>Syarat Penggunaan:<\/strong>\u00a0Kartu Mahasiswa, Dosen, Karyawan UI yang masih berlaku.<\/p>\n<p><strong>Cara Penggunaan:<\/strong><\/p>\n<ol>\n<li>Tunjukkan Kartu Mahasiswa, Dosen, Karyawan yang masih berlaku pada petugas yang berada di setiap shelternya.<\/li>\n<li>Sepeda kampus hanya digunakan pada jalur (trek) sepeda yang telah disediakan.<\/li>\n<li>Sepeda dilarang digunakan diluar pada jalur (trek). Apalagi dibawa keluar area kampus UI.<\/li>\n<li>Sepeda dilarang digunakan kedalam wilayah Hutan Kota yang berada di wilayah UI dan pastinya sepeda ini tidak dirancang untuk \u201c<em>off road<\/em>\u201d.<\/li>\n<li>Sepeda untuk 1 pengendara, terdapat tempat penyimpanan tas, max kapasitas disarankan 10 kg dan bukan untuk penumpang.<\/li>\n<li>Selama sepeda belum dikembalikan kepada petugas, maka sepeda menjadi tanggung jawab penuh termasuk kehilangan dari peminjam baik mahasiswa, dosen, maupun karyawan.<\/li>\n<li>Sepeda dikembalikan pada\u00a0<em>shelter<\/em>\u00a0tujuan terdekat lepada petugas<em>shelter<\/em>.<\/li>\n<\/ol>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong>Hari dan jam Pelayanan:<\/strong>\u00a0Senin sampai Jum\u2019at dari pukul 07.30 WIB s\/d pukul 17.00 WIB.<\/p>\n<p><strong>Hal-hal yang harus diperhatikan dalam bersepeda:<\/strong><\/p>\n<p>Setelah menerima sepeda dari petugas\u00a0<em>shelter<\/em>:<\/p>\n<ol>\n<li>Pastikan sepeda dalam keadaan baik dan semua berfungsi.<\/li>\n<li>Letakkan buku\/tas pada tempat yang disediakan, kalaupun tas harus diselempangkan pada bahu maka pastikan tidak ada yang akan jatuh selama bersepeda.<\/li>\n<li>Atur tempat duduk sesuai tinggi badan, karena kenyamanan bersepeda yang utama ditentukan oleh tinggi rendahnya posisi temapt duduk.<\/li>\n<li>Pastikan kedua tangan memegang \u201chandel\/ stang\u201d sepeda.<\/li>\n<li>Sepeda kuning UI adalah sepeda yang mempunyai 6 pengaturan (shifter), gunakan sesuai kebutuhan. \u201cShifter\u201c 1 diameter paling besar kayuhan lebih berat tetapi daya tempuh per rotasi lebih besar digunakan pada jalur datar dan menurun, selanjutnya \u201cshifter\u201c 3 medium dan \u201cshifter\u201c 6 diameter paling kecil untuk kayuhan lebih ringan dan daya tempuh per rotasi lebih kecil digunakan pada jalan mendaki.<\/li>\n<li>Gunakan sepeda pada trek yang telah disediakan.<\/li>\n<li>Gunakan sisi kiri bila berpapasan dengan pengguna sepeda lain dari arah berlawanan.<\/li>\n<li>Jangan berjalan berjajar lebih dari 2 sepeda..<\/li>\n<li>Bila terjadi kerusakan dan gangguan selama peminjaman laporkan pada petugas shelter, petugas patroli atau gunakan no telp darurat sepeda.<\/li>\n<li>Utamakan pejalan kaki.<\/li>\n<li>Perhatikan kendaraan bermotor ketika akan melintasi perlintasan jalan umum.<\/li>\n<li>Utamakan keselamatan.<\/li>\n<\/ol>\n<p><a href=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/sepeda-kuning.jpg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-361\" src=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/sepeda-kuning-300x198.jpg\" alt=\"sepeda kuning\" width=\"300\" height=\"198\" srcset=\"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/sepeda-kuning-300x198.jpg 300w, https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-content\/uploads\/2014\/04\/sepeda-kuning.jpg 647w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Program Sepeda Kuning (Spekun) digagas dan direalisasikan Rektor UI, Prof . Dr. der Soz Gumilar Sumantri \u00a0pada Juli 2008. Sepeda kuning merupakan komitmen nyata dari UI dalam mewujudkan progam Kampus Hijau.\u00a0Program yang awalnya bekerjasama dengan B2W dan Polygon menjadikan UI sebagai universitas yang memiliki sepeda kampus pertama di Indonesia. Sepedanya didesain berwarna kuning, khusus untuk [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"class_list":["post-267","page","type-page","status-publish","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/267","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=267"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/267\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/vokasi.ui.ac.id\/web\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}