Meningkatnya pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia, memberi dorongan pada pelaku usaha untuk terus berinovasi dan kreatif agar mampu bertahan di zaman yang semakin maju, terlebih di masa pandemi Covid-19. Salah satu cara yang harus menjadi perhatian dalam memasarkan sebuah produk adalah branding. Untuk itu, dalam membantu meningkatkan kemampuan branding pada UMKM, Program studi (Prodi) Hubungan Masyarakat (Humas), Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menyumbangkan ilmunya melalui Workshop Konten Kreatif bersama IT’s Buah secara daring pada, Rabu (13/4).

Workshop ini merupakan rangkaian dan pelengkap dari program pengmas VokHumFest 2022 yang sudah dijalankan oleh Vokasi UI secara komperehensif dan memberi manfaat kepada mitra UMKM. “Program ini juga menjadi teaching factory bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuannya di bidang kehumasan,” ujar Direktur Vokasi UI Padang Wicaksono, S.E., Ph.D. Menurutnya, Vokasi UI terus mendorong dosen dan mahasiswa untuk melakukan pengabdian masyarakat (pengmas) yang berkelanjutan dan berdampak luas.

(Foto: Sesi tanya jawab antara peserta workshop dengan IT’s Buah dan narasumber lainnya)

Workshop Konten Kreatif ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan UMKM dalam branding, mengenal karakteristik masing-masing media sosial, dan produksi materi visual yang menarik. Selain itu, “Untuk mendapatkan best practice pengalaman dari IT’s Buah sebagai UMKM yang telah berhasil membangun brand melalui konten yang baik. Kami berharap agar UMKM dapat tetap melanjutkan promosi dengan baik setelah program VokHumFest selesai,” ujar Mareta Maulidiyanti. S.Sos., M.M., Ketua Program Studi Hubungan Masyarakat.

Dalam membangun brand, terdapat empat hal yang harus diperhatikan. Pertama, harus memiliki keunikan dari usaha produk ataupun layanan, sehingga dapat menjadi pembeda dengan produk kompetitor. Kedua, menonjolkan personalitas, keunggulan, dan kebermanfaatan bagi konsumen. Selanjutnya yang ketiga adalah perekat, yaitu daya tarik yang membuat konsumen menjadi loyal terhadap produk dan layanan yang diberikan. Terakhir, pengalaman, sesuatu yang baru dan bersifat emosional untuk menjawab kebutuhan konsumen. Materi ini dipaparkan oleh dosen Humas Vokasi UI, Dr. Devie Rahmawati, S.Sos., M.Hum.

(Foto: Pijar Suciati membagikan tips konten media sosial yang baik bagi UMKM)

Lebih lanjut, salah satu channel yang dipakai oleh sebagian besar pelaku usaha dalam membangun brand saat ini, yaitu melalui media sosial. Untuk itu, diperlukan tips konten media sosial yang baik untuk UMKM dengan melihat parameter jumlah pengikut, tingkat interaksi terhadap konten media sosial yang dikelola (engagement) secara efektif, dan relevan dengan pengikut media sosial. Selain itu, hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah menyeleksi media sosial demi mendapatkan umpan balik dan keuntungan yang sesuai bagi pelaku UMKM. Pemaparan ini disampaikan dosen Humas Vokasi UI, Pijar Suciati, S.Sos., M.Si., CPR., dan N. Rangga Wiwesa, Ph.D (Cand.), CICS.

Pada kesempatan yang sama, IT’S Buah sebagai UMKM yang telah berhasil membangun brand melalui media sosial, turut membagikan pengalamannya. “Konten yang digunakan IT’s Buah adalah #SehatBerdampak yang terdiri dari Testimoni pelanggan dari hasil nyata penggunaan produk; Checklist, konten berbagai informasi untuk audience; Meme, berisi video atau foto lucu dengan melihat tren yang sedang viral di media sosial; serta Promosi dan Edukasi mengenai manfaat dalam penggunaan produk,” kata Hamzah Parsaoran Sinaga, CEO IT’s Buah.

X