Depok-Ikatan Wanita Keluarga (IWK) Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan kegiatan Beauty Class dan Workshop bertajuk “Upgrade Skill Make Up: Strategi Merintis Bisnis MUA” di Ruang Intraco Vokasi UI. Kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota IWK Vokasi UI dalam rangka peningkatan keterampilan, pengetahuan, sekaligus membuka peluang usaha di bidang kecantikan.

(Foto: Dewi Anggraeni Padang, Ketua IWK Vokasi UI, saat memberikan sambutan)

Kegiatan tersebut menghadirkan Veronica Shinta Perwitasari, seorang professional make up artist (MUA) yang telah berpengalaman menangani berbagai riasan pesta dan editorial. Profesi MUA merupakan pekerjaan kreatif di bidang tata rias yang menggabungkan keterampilan artisti, pemahaman anatomi wajah, teknik pewarnaan, serta kemampuan menyesuaikan riasan dengan kebutuhan klien. Dalam beberapa tahun terakhir, industri MUA di Indonesia berkembang sangat pesat. Tren digital dan penggunaan media sosial membuka peluang luas bagi individu untuk membangun portofolio, memperluas jaringan, dan memasarkan jasa secara mandiri. Industri ini juga dinilai inklusif karena dapat dijalankan secara fleksibel dari rumah, memiliki potensi pendapatan yang terus meningkat, serta terbuka untuk berbagai jenjang usia dan latar belakan pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, tidak hanya sesi teori, peserta juga mendapat kesempatan melakukan praktik langsung menggunakan rangkaian produk Wardah. Dalam pemaparannya, Shinta menjelaskan bahwa riasan wajah pesta memiliki karakteristik berbeda dari riasan harian karena membutuhkan daya tahan lebih lama, teknik aplikasi yang rapi, dan pilihan warna yang lebih berani. “Riasan wajah pesta adalah ruang eksperimen yang menyenangkan. Anda dapat bermain dengan warna, glitter, dan teknik dramatis untuk menonjolkan fitur terbaik wajah, tetapi tetap harus diawali dengan persiapan kulit yang tepat,” ungkap Shinta.

(Foto: Para anggota IWK Vokasi UI usai mengikuti workshop tata rias bersama Wardah)

Shinta menyampaikan enam langkah penting yang menjadi fondasi riasan pesta, mulai dari skin prep, pemilihan primer, foundation, riasan mata, definisi wajah, hingga setting spray sebagai tahap akhir untuk mengunci riasan. Shinta juga berbagi strategi bagi peserta yang ingin merintis profesi sebagai MUA, termasuk teknik penyusunan portofolio, pentingnya kehigienisan alat, serta cara memahami karakteristik klien.

Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi rias wajah secara langsung, dengan salah satu anggota IWK Vokasi UI, Fildza Astri Yuliafni, S.Pi., yang berperan sebagai muse. Fildza merasakan langsung proses transformasi riasan pesta mulai dari persiapan kulit hingga sentuhan akhir. “Menjadi muse dalam demo makeup ini memberi saya pengalaman baru yang sangat menyenangkan. Saya bisa memahami bagaimana setiap langkah dilakukan dengan detail dan ternyata hasilnya sangat berbeda ketika tekniknya benar,” ujar Fildza. Setelah demonstrasi, seluruh peserta mengikuti praktik beauty class, mulai dari teknik dasar pengaplikasian foundation hingga permainan warna di area mata.

(Foto: Para anggota IWK Vokasi UI usai mengikuti workshop tata rias bersama Wardah)

Ketua IWK Vokasi UI, Dewi Anggraeni Padang, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta serta pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk pemberdayaan perempuan di lingkungan Vokasi UI. “Pelatihan ini akan memperkaya wawasan mengenai teknik rias wajah serta membuka peluang bagi para perempuan di Vokasi UI untuk memaksimalkan keterampilan pribadi maupun potensi usaha sampingan. Kami berharap ilmu yang diperoleh memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitar,” tutup Dewi.

WhatsApp whatsapp
Instagram instagram
Email
chat Chat Us!