Depok-Program studi (prodi) Administrasi Rumah Sakit, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “From Nervous to Confident: Strategi Membangun Kepribadian Unggul di Ruang Publik dan Prosesional” pada Jumat (27/02/2026) di Ruang Intraco Vokasi UI. Kegiatan ini menghadirkan Kevin Liliana, S.Sn., M.M., yang merupakan Miss International 2017 sekaligus Puteri Indonesia Lingkungan 2017, sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, Kevin membahas pentingnya membangun personal branding sebagai bekal mahasiswa memasuki dunia profesional. Ia menekankan konsep value, skills, dan experience sebagai bagian penting dalam membentuk citra diri yang kuat. Menurutnya, personal branding tidak hanya dibangun dari pencapaian, tetapi juga dari bagaimana seseorang membawa dirinya di hadapan publik.
“Confidence starts inside, radiates throught attitude, and is completed by presence,” ujar Kevin. Ia menjelaskan bahwa rasa percaya diri harus tumbuh dari dalam, terpancar melalui sikap, dan diperkuat dengan kehadiran yang meyakinkan.
Kevin juga menyoroti pentingnya kemampuan public speaking, khususnya bagi mahasiswa prodi Administrasi Rumah Sakit yang kelak akan berhadapan dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kesehatan. Ia menegaskan bahwa komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi yang paling kuat. Postur tubuh, eye contact, kontrol suara, pengelolaan mikroekspresi, serta intonasi yang tepat menjadi kunci dalam menyampaikan pesan secara efektif.
(Foto: Kevin menjelaskan pentingnya membangun citra profesional sebagai mahasiswa)
Tak hanya itu, Kevin juga mengajak peserta memahami karakteristik audiens yang beragam, mulai dari tipe pasif hingga kritis dan dominan. Apa pun karakter audiensnya, ia menekankan bahwa mereka harus diposisikan sebagai teman bicara. Materi yang disampaikan juga mencakup pentingnya personal grooming dan professional business etiquette. Kevin mengatakan, “Penampilan yang rapi, bersih, sehat, dan menarik menjadi bagian penting dari citra profesional dan personal grooming yang baik. Kemampuan persuasi, negoisasi, membangun relasi, serta memiliki career goal yang jelas turut menjadi elemen dalam membangun kepribadian unggul di ruang publik maupun profesional.”
Ketua Program Studi Administrasi Rumas Sakit, Ari Nurfikri, S.K.M., M.M.R., menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan komunikasi dan kepercayaan diri yang baik. “Kemampuan membangun citra profesional dan berkomunikasi secara efektif menjadi kompetensi penting bagi lulusan prodi Administrasi Rumah Sakit dalam menghadapi dinamika dunia kerja,” ujarnya.
(Foto: Foto bersama dengan para mahasiswa prodi Administrasi Rumah Sakit usai kuliah umum berakhir)
Salah satu mahasiswa, Anindya Askia, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kuliah umum tersebut. “Saya jadi lebih memahami bahwa percaya diri bisa dilatih. Bukan hanya soal berbicara di depan umum, tetapi juga bagaimana kita mengelola bahasa tubuh dan membangun kesan profesional,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, prodi Administrasi Rumah Sakit berharap mahasiswa mampu mengubah rasa gugup menjadi energi positif serta membangun personal branding yang relevan dengan bidang profesinya, sehingga siap tampil percaya diri dan profesional di berbagai ruang publik.




