Depok-Program studi (prodi) Magister Terapan Industri Kreatif, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), menyelenggarakan kuliah dosen tamu bertajuk “Peran Industri Game untuk Meningkatkan Devisa Negara: Peluang dan Tantangan”. Kuliah dosen tamu yang diselenggarakan pada Selasa (17/11/2025) di Ruang Magister Terapan Industri Kreatif tersebut menghadirkan Shafiq Husein, CEO Gambir Studio, sebagai narasumber.

Sebagai salah satu studio pengembang gim Indonesia yang telah merilis lebih dari 13 judul dan meraih lebih dari 10 juta unduhan secara global, Gambir Studio memaparkan tren, pertumbuhan, serta peluang ekonomi dari industri gim yang kini menjadi salah satu sektor ekonomi kreatif dengan perkembangan tercepat di dunia. Dalam sesi tersebut, Shafiq menjelaskan kontribusi industri gim dalam peningkatan devisa negara melalui berbagai saluran, mulai dari ekspor produk gim, jasa co-development internasional, monetisasi IP global, hingga peluang esports yang semakin berkembang.

“Industri gim Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Dengan semakin banyaknya studio lokal yang menghasilkan karya berkualitas, peluang kita untuk memperkuat devisa melalui ekspor digital semakin terbuka lebar,” ujar Shafiq dalam pemaparannya.

Di samping itu, Shafiq juga menyoroti pentingnya memperkuat kapasitas SDM kreatif serta keberanian studio-studio lokal untuk menghadirkan IP orisinal. Shafiq mengatakan, “Gim bukan sekadar hiburan. Ini adalah industri berbasis kreativitas, teknologi, dan budaya. Kalau kita bisa mengemas konten lokal menjadi pengalaman bermain yang menarik, seperti memasukkan kuliner atau cerita Nusantara, maka kita bukan hanya menembus pasar global, melainkan juga mengekspor identitas bangsa.”

(Foto: Suasana kegiatan kuliah dosen tamu yang menghadirkan Shafiq Husein, CEO Gambir Studio)

Shafiq turut membagikan pengalaman Gambir Studio dalam mengembangkan gim dengan pendekatan artistik seperti Spices of Life yang menggunakan gaya gambar tangan ala Ghibli, serta proyek-proyek yang sedang berjalan yang menonjolkan budaya kuliner dan human interest. Ia menekankan bahwa kreativitas dan diferensiasi budaya menjadi kekuatan kompetitif Indonesia di pasar global.

Ketua Program Studi Magister Terapan Industri Kreatif, Dr. Dewi Kartika Sari, S.E., M.S.Ak., CA., mengatakan bahwa kuliah dosen tamu ini terintegrasi dengan mata kuliah Kapita Selekta Industri Kreatif. Ika mengatakan, “Setelah mengikuti kuliah dosen tamu ini, kami berharap agar mahasiswa dapat secara kritis mengkaji perkembangan industri kreatif dan perspektif teoretis, politik, praktik, serta tantangan masa depan. Industri gim menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif yang sedang berkembang pesat dengan adanya kemajuan teknologi. Sehingga, kami juga ingin mahasiswa mampu menggabungkan konsep, teori, dan praktik terkini untuk memahami dinamika bisnis industri kreatif, termasuk industri gim yang terus berevolusi.”

Sonny Satriyono Edi Wibowo, mahasiswa prodi Magister Terapan Industri Kreatif, mengatakan bahwa kuliah dosen tamu tersebut memberikan insight baru baginya. “Saya menjadi memahami bahwa sebuah gim bisa membawa dampak ekonomi yang sangat besar, bahkan hingga masuk sebagai devisa negara. Penjelasan Bapak Shafiq sangat membuka wawasan dan memberikan gambaran nyata bagaimana industri gim bekerja di level global,” tuturnya.

Kuliah dosen tamu ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri, serta mendorong mahasiswa untuk menjadi insan kreatif yang adaptif, inovatif, dan siap berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif Indonesia.

WhatsApp whatsapp
Instagram instagram
Email
chat Chat Us!