There is nothing to show here!
Slider with alias none not found.

Depok-Program studi (prodi) Penyiaran Multimedia, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI), kembali menghadirkan kegiatan inspiratif melalui Vocast Talks, rangkaian seminar atau kuliah umum yang digelar oleh mahasiswa. Mengusung tema “Storytelling in Personal Branding”, kegiatan yang digelar oleh kelompok mahasiswa, Wanderink Media, menghadirkan Reza Baluwel, Co-Founder Broscast Podcast sekaligus news anchor dan MC profesional, sebagai narasumber.

Ketua Program Studi Penyiaran Multimedia, Peny Meliaty Hutabarat, S.Sos., M.S.M., dalam sambutannya, menekankan bahwa pemahaman soal storytelling menjadi bekal penting bagi mahasiswa penyiaran di era konten digital. Vocast Talks kali ini juga terintegrasi dengan mata kuliah Produksi Media Multiplatform. “Storytelling merupakan teknik bercerita sekaligus kemampuan membangun pesan, nilai, dan citra diri secara autentik. Kemampuan ini adalah fondasi bagi setiap praktisi komunikasi. Kami ingin mahasiswa merasakan langsung nilai praktiknya melalui kegiatan seperti Vocast Talks,” ujar Peny.

(Foto: Pemberian sertifikat apresiasi oleh Ketua Program Studi Penyiaran Multimedia, Peny Meliaty Hutabarat, S.Sos., M.S.M.)

Dalam sesi pemaparan Reza membuka materinya dengan pernyataan yang menggugah. “Kamu adalah cerita yang kamu ceritakan. Dunia komunikasi bukan hanya tentang siapa yang pintar, tetapi tentang bagaimana cara menyampaikannya,” ungkap Reza.

Di era media sosial, semua orang bisa membuat konten, tetapi yang membedakan adalah isi dan nilai autentik di baliknya. Beberapa alasan penting personal branding perlu dibangun sejak dini, yaitu menjadi kendali atas narasi hidup, memberikan kesan yang konsisten dan kredibel, serta mencerminkan nilai, suara, dan keunikan diri secara autentik.

Reza juga memperkenalkan empat pilar utama personal branding, yakni Values (sesuatu yang diperjuangkan), Skills (keahlian yang menjadi pembeda), Voice (cara bercerita atau menyampaikan narasi), dan Consistency (menjaga konsistensi di semua platform). Selanjutnya, Reza menyampaikan formula storytelling yang kuat dan mudah dipahami. Mulai dari hook, conflict, transformation, hingga message. Formula ini membantu seseorang menyampaikan pesan yang emosional, kuat, dan mudah diingat.

Tak kalah penting, Reza membagikan pengalaman profesionalnya sebagai news anchor dan kreator konten. Reza menekankan pentingnya kedekatan dengan narasumber untuk menghasilkan cerita yang relevan dan emosional. “Cerita yang paling menyentuh biasanya muncul ketika kita benar-benar memahami orangnya. Kedekatan itu membantu kita menyampaikan kisah yang autentik dan berpengaruh,” jelas Reza.

(Foto: Foto bersama audiens usai kegiatan Vocast Talks bersama Reza Baluwel berakhir)

Salah satu mahasiswa, Gabriella Epifania Putri Bintang Januari, yang juga merupakan project leader kegiatan tersebut, mengatakan bahwa materi yang disampaikan Reza sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era komunikasi digital. “Saya menjadi lebih paham bahwa personal branding bukan pencitraan, tetapi bagaimana kita membangun cerita yang jujur tentang diri sendiri,” tutupnya.

Melalui Vocast Talks, Vokasi UI membuktikan komitmen dalam menghadirkan pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan perkembangan media modern.