Kepala Lab. Okupasi Terapi: Hermito Gidion, A.Md.OT., S.Psi.

Program Studi Administrasi Okupasi Terapi memiliki laboratorium untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajarnya. Terdapat 3 lab yang dimiliki Program Studi Okupasi Terapi, antara lain:

  1. Laboratorium Pediatri (VA Lantai 3)
  2. Laboratorium Snoezellen (VC 304)
  3. Laboratorium Activity Daily Living(ADL) (VC 106)

Lab Okupasi Terapi merupakan salah satu laboratorium okupasi terapi yang memfokuskan diri padaneuromuscular, OT pada pediatric, OT pada hand, OT pada Geriatri, OT pada penyakit dalam, OT pada psikososial dan pengembangan keterampilan pada berbagai macam kasus fisik dan psikososial di Program Vokasi Universitas Indonesia. Kegiatan yang dapat dilakukan di lingkup laboratorium meliputi kegiatan praktikum, penggunaan laboratorium untuk penelitian dan kerjasama penelitian, pengabdian masyarakat, praktik pembelajaran, diskusi, simulasi, pengerjaan skripsi, seminar dan workshop.

Fungsi dari laboratorium sebagai sarana untuk melakukan praktik atau penerapan atas teori, penelitian dan pengembangan keilmuan di lingkungan Vokasi, sehingga menjadi unsur penting dalam kegiatan pendidikan, pengabdian dan penelitian.

Mitra Kerjasama :

  1. Ikatan Okupasi Terapi Indonesia (IOTI)
  2. Albertha University Canada – MOU Prodi OOT dengan Albertha University
  3. 11 rumah sakit yang ada di Jakarta dan Bogor