Depok – Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip (MRA) Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia mengadakan kuliah umum dengan tema “Kontribusi Arsip Digital Pada Big Data”. Kuliah umum yang diselenggarakan di Auditorium Program Pendidikan Vokasi UI ini menghadirkan pembicara Ismail Fahmi, PhD, praktisi teknologi yang fokus pada pengembangan big data. Perusahaan yang didirikan oleh doktor Universitas Groningen Belanda itu lebih dikenal sebagai Drone Emprit yang kerap memotret temuan perbincangan mutakhir di media sosial menggunakan analisis big data. Dengan analisis ini dapat ditemukan fakta-fakta yang terjadi sehingga langkah antisipasi dapat dilakukan.

“Kita berkejaran dengan era 4.0 sehingga mahasiswa pun harus selalu update terhadap perkembangan teknologi informasi maupun kaitannya dengan studi rekod dan kearsipan,” kata Dyah Safitri, Ketua Program Studi Manajemen Rekod dan Arsip. Dalam pemaparan yang interaktif dan menarik, Ismail Fahmi menyoroti bahwa dunia saat ini memasuki era free dan open access. “Seharusnya Indonesia tak boleh ketinggalan jaman karena obyek material digital dari GLAM (Gallery, Library, Archive, dan Museum) tersedia dan software arsip serta portal mesin pencari sudah berbasis terbuka,” kata Ismail Fahmi. Sebagai inisiator Indonesia OneSearch (IOS) ia menambahkan bahwa IAOS (Indonesia Archive One Search) sangat perlu dibangun untuk mengintegrasikan koleksi arsip dalam one stop destination for archival materials. “Kuncinya adalah sinergi dan saling kolaborasi untuk memberikan layanan free and open access bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambah pria kelahiran Bojonegoro ini. Sinergi dan kolaborasi ini tentu saja melibatkan seluruh pemangku kepentingan agar hasilnya semakin maksimal.

Dalam pandangan Ismail Fahmi, definisi paling sederhana dari big data adalah ukuran atau volume data sangat besar, data terus bertambah secara cepat, dan format datanya beragam, ada yang terstruktur tapi ada juga yang tidak terstruktur. Sehingga sejak awal ketika akan dibangun solusi tentang kearsipan misalnya, arsip digital tentu akan memberi kontribusi besar terhadap big data. Tentu, ini menjadi insight baru bagi mahasiswa yang mengikuti kuliah umum bahwa arsip digital yang sekarang ada pun jelas memberi kontribusi besar terhadap big data. Big data dapat menjadi solusi free and open access dalam bidang GLAM, termasuk pada dunia kearsipan yang masing-masing organisasi memiliki kekhasan tersendiri dalam pengelolaan arsip termasuk arsip digital.

Dengan kuliah umum ini diharapkan mahasiswa Program Pendidikan Vokasi UI khususnya program studi Manajemen Rekod dan Arsip dapat memperoleh gambaran dan wawasan baru betapa luasnya kemungkinan bagi mereka untuk mendalami arsip khususnya arsip digital termasuk kontribusinya terhadap analisis big data. Kuliah umum ini juga memberikan gambaran betapa luasnya nanti lulusan Prodi MRA dapat bekerja termasuk di sektor data sebagai  data scientist ataupun big data analysis yang tentu sangat dibutuhkan oleh sejumlah institusi pemerintah maupun swasta.